![]() |
| Produktivitas Gol Cristiano Ronaldo Musim Ini Terburuk Selama di Real Madrid |
Ia kuasai top skorer La Liga. Baru 21 pertandingan yang dimainkan, Ronaldo telah cetak 24 gol. Lihat kondisi ini, lumrah bila catatan 40 gol (atau 41 gol versus Marca) musim kemarin di La Liga, juga akan diraih CR7 dengan gampang.
Cristiano Ronaldo
Bahkan juga, bukanlah mustahil Ronaldo juga akan melalui rekor itu. Rata-rata, Ronaldo membobol gawang lawan 1, 14 kali dalam tiap-tiap kompetisi. Bila Jose Mourinho berkeras juga akan memainkannya dalam semua pertandingan, 38 kompetisi, jadi pencapaian gol Ronaldo juga akan menjangkau 43 gol.
Ada yang salah? Kekurangan Ronaldo yaitu tidak seimbangan produktivitasnya di La Liga dengan pertandingan beda. Di Copa del Rey, ia cetak 3 gol dari 5 kompetisi. Di Liga Champions, tempatnya beristirahat, CR7 mengemas 3 gol dari 4 pertandingan. Paling akhir, di Piala Super Spanyol ia cetak 1 gol dari 2 pertandingan hadapi Barcelona.
Bila dihitung, rata-rata Ronaldo di semuanya pertandingan cetak 1 gol dalam 91 menit. Hal semacam ini alami penurunan dibanding dengan produktivitasnya dalam dua musim terlebih dulu.
Pada musim 2009/2010, musim pertama gabung dengan Los Blancos, CR7 cetak 33 gol dalam 35 kompetisi. Rata-rata Ronaldo membobol gawang lawan tiap-tiap 88 menit.
Musim kemarin, kondisi lebih baik. Ronaldo cetak 53 gol dalam 54 kompetisi. Rata-rata ia cetak gol tiap-tiap 86 menit.
Terdapat banyak peluang kenapa Ronaldo lebih alami penurunan produktivitasnya. Pertama, karna ia terus-terusan dimainkan Jose Mourinho ; itu juga sampai akhir kompetisi. Akhirnya, statistik menitnya juga bertambah jauh walau jumlah golnya jadi bertambah.
Ke-2, seperti yang di sampaikan AS, Ronaldo saat ini telah tidak egois sekali lagi. Ia ikhlas membagi bola pada partnernya yang lebih berpeluang cetak gol. CR7 terdaftar kirim 8 assist musim ini. Di Real Madrid, ia hanya kalah dari Mesut Ozil, Angel di Maria, serta Karim Benzema.
