Tuesday, September 5, 2017

Jose Mourinho Selalu Menjuarai Liga di Musim Kedua

Jose Mourinho Selalu Menjuarai Liga di Musim Kedua
Jose Mourinho Selalu Menjuarai Liga di Musim Kedua

Musim kemarin, Jose Mourinho bisa tidak berdaya. Pasukannya rontok oleh Barcelona 5-0 di Camp Nou. Diakhir perjalanan La Liga, Real Madrid juga terbenam oleh keperkasaan anak asuh Josep Guardiola.

Jose Mourinho

Musim ini semuanya beralih. Barcelona tetaplah mengerikan saat membumihanguskan lawan. Tetapi, mereka semakin banyak seri di kandang lawan.

Momentum ini digunakan dengan baik oleh Jose Mourinho. The Special One mengoptimalkan semuanya point terkecuali dari El Clasico.

Mou tidak ingin ambillah pusing dengan pertandingan yang peluang besar dimenangi Barcelona. Ia mencari demikian pertandingan beda yang memungkinkannya tambah baik dari pada El Barca, serta ia mengerjakannya. Rekor 18 kemenangan seakan buat 18 club beda terkecuali Blaugrana, mengantre untuk dilipat oleh Los Blancos.

Diluar prestasi spektakuler ini, Jose Mourinho juga mempunyai histori apik : ia senantiasa memenangkan titel juara liga pada musim keduanya mengatasi satu club.

Mourinho terdaftar telah mengatasi enam tim sampai 2012. Yakni Benfica, União de Leiria, serta Porto (Liga Portugal), Chelsea (Premier League), Internazionale (Serie-A), serta Real Madrid (La Liga).

Di Benfica serta Uniao de Leiria, Mou tidak rampung bekerja pada musim pertama. Di Porto, Mou datang pada 23 Januari 2002. Berarti, ia baru memerankan separuh pertandingan. Ia tidak berhasil memperoleh titel juara liga.

Musim selanjutnya, atau musim pertama Mou mengatasi Porto dengan penuh, titel juara liga diperoleh. Plus, treble winners dengan Piala Portugal (Taca de Portugal) serta Piala UEFA 2003.

Musim ke-2 Mou menukangi Porto dengan penuh, bebrapa sekali lagi titel juara liga dipertahankan. Kesempatan ini Mou jadi menyandingkannya dengan titel Liga Champions.

Di Chelsea, pada musim keduanya (2005/2006) Mou juga berhasil menggondol titel juara Premier League —gelar ke-2 berturut-turutnya—.

Di Internazionale, pada musim ke-2 (2009/2010) Mou bukan sekedar memperoleh scudetto. Namun juga Coppa Italia serta Liga Champions.

Nah, di Real Madrid, sesungguhnya ada rekor Mou yang gugur. Untuk pertama kalinya, ia gagal membawa tim yang diasuh di tanah perantauan, memenangkan liga. Real Madrid takluk oleh Barcelona musim kemarin.

Tetapi, masih tetap ada keinginan rekor kesuksesan musim ke-2. Porto, Chelsea, serta Internazionale telah merasakannya. Apakah kesempatan ini Real Madrid akan nikmati hal sama di tangan The Special One?

pendaftaran di lakukan melalui sbobet asia