Friday, September 8, 2017

Ketika Barcelona Memakai Formasi 1-9-0

Ketika Barcelona Memakai Formasi 1-9-0
Ketika Barcelona Memakai Formasi 1-9-0

Dengan tehnis, dalam kompetisi melawan Getafe barusan pagi Barcelona menggunakan formasi standar 3-4-3. Tetapi, bila diliat dari komposisi pemain, sesungguhnya hanya ada satu pemain yang murni mempunyai perasaan bertahan keseluruhan. Selebihnya, sembilan pemain dapat diletakkan jadi gelandang. Bisa disebutkan, formasi yang digunakan yaitu “1-9-0″.

Barcelona 1-9-0

Tiga bek yang diambil Josep Guardiola barusan pagi yaitu Carles Puyol (bek kanan) -Javier Mascherano (bek tengah) -Adriano (bek kiri). Untuk Mascherano, tempat bek tengah yaitu hal lumrah saat ia bermain di Barcelona. Namun tidak waktu ia masih tetap menguatkan Liverpool serta timnas Argentina. Mascherano yaitu type gelandang bertahan.

Disamping itu, Adriano Correia yang ada di tempat bek kiri, termasuk juga pemain serba dapat. Adriano begitu mungkin saja dimainkan jadi bek atau gelandang, baik di bagian kiri ataupun kanan. Hanya satu bek murni dalam pertandingan barusan hanya Carles Puyol.

Bergerak ke tengah, formasi juga cukup unik. Pilihan Josep Guardiola barusan pagi yaitu Sergio Busquets (kanan) -Xavi Hernandez (tengah) -Isaac Cuenca (tengah) -Andres Iniesta (kiri). Selanjutnya, formasi ini memanglah cukup cair. Isaac Cuenca dapat bergerak ke kanan untuk memberi umpan silang untuk gol Alexis Sanchez.

Sampai kini, kita memanglah ketahui Cuenca seringkali ditempatkan sedikit ke depan jadi satu diantara penyerang yang temani Lionel Messi. Tetapi, tempat jadi sayap juga bukanlah hal aneh untuk pemain yang berumur 21 th. pada 27 April yang akan datang.

Dimuka ada Alexis Sanchez-Lionel Messi-Pedro Rodriguez. Alexis dapat bermain di dua tempat : penyerang atau pemain sayap.

Disamping itu, Lionel Messi juga bukanlah penyerang murni. Sebelumnya ia ditarik lebih ke depan dalam skema False Nine Josep Guardiola, Messi dapat diletakkan jadi gelandang serang ; baik di kanan, kiri, ataupun tengah.

Kondisi sama berlangsung untuk Pedro Rodriguez. Ia dapat jadi seseorang penyerang sayap.

Berarti, dapat disebutkan, Josep Guardiola memainkan formasi “1-9-0″ barusan pagi. Sembilan pemain yang ‘bernaluri gelandang’ terbagi dalam : tiga pemain yang berada di tempat penyerang (Pedro-Messi-Alexis), ditambah empat gelandang (Cuenca-Xavi-Iniesta-Busquets), serta dua bek (Mascherano-Adriano).

Cukup aneh? Tidak juga. Pep Guardiola sempat menempatkan satu bek murni pada kompetisi melawan Porto di Piala Super awal musim ini. Saat itu, Pep memainkan formasi empat bek : Dani Alves (kanan) -Seydou Keita (tengah) -Eric Abidal (tengah) -Adriano (kiri). Hanya Abidal yang disebut bek murni dalam pertandingan itu.

informasi selanjutnya ada di sabung ayam pw