Thursday, September 7, 2017

Barcelona Terkena 4 Kartu Merah dalam 8 Pertandingan Terakhir di Liga Spanyol

Barcelona Terkena 4 Kartu Merah dalam 8 Pertandingan Terakhir di Liga Spanyol
Barcelona Terkena 4 Kartu Merah dalam 8 Pertandingan Terakhir di Liga Spanyol

Wabah kartu merah tengah menempa Barcelona. Awalannya, sampai minggu ke-21, pasukan Josep Guardiola telah disterilisasi dari pengusiran wasit. Bahkan juga, mereka menyandang predikat jadi penguasa sesaat club paling fair play di Liga Spanyol.

Dani Alves

Tetapi, apa bisa buat, sekali wabah kartu merah ini menjangkit, sulit sekali memberi vaksin untuk menghindari semua awak El Barca darinya. Empat pemain Barcelona tertular pengusiran wasit cuma dalam delapan kompetisi paling akhir.

Masalah pertama cukup menyakitkan. Javier Mascherano jadi pemain pertama club Catalan yang terima kartu merah. Bukanlah dalam satu kompetisi, namun di lorong menuju ruangan ganti. Hal semacam ini berlangsung dalam pertandingan Osasuna melawan Barcelona.

Dalam pertandingan yang dimenangi Osasuna 3-2 itu, Mascherano panas dengan sebagian ketentuan wasit ; termasuk juga saat menganulir gol Barcelona di menit-menit akhir. Mendebat sang pengadil lapangan di lorong, pemain Argentina di beri kartu kuning ke-2 oleh Paradas Romero ; wasit yang mengusir Pepe atas aksi sama.

Masalah ke-2 datang pada minggu ke-25. Barcelona hadapi Sporting Gijon di Camp Nou. El Barca telah dirugikan mulai sejak awal karna kehilangan Lionel Messi yang terserang akumulasi kartu kuning. Bermain tanpa ada sang mesiah, Barcelona pernah unggul 1-0.

Di menit 46, Gerard Pique didakwa lakukan pelanggaran pada Miguel de Las Cuevas. Karna tempat Pique sebagai pemain paling akhir sebelumnya sang penyerang Sporting bertemu dengan Victor Valdes, kartu merah segera melayang-layang dari saku wasit Velasco Carballo. Pada titik ini, kartu merah “aneh” mulai menghantui El Barca.

Masalah selanjutnya berlangsung pada kompetisi hadapi Granada. Barcelona menang menang 5-3. Tetapi, yang mengesalkan pasti kartu merah yang di terima oleh Dani Alves. Bek sayap Brazil ini dituduh menyentuh bola dengan tangannya pada menit 88.

Karna terlebih dulu telah terima kartu kuning, Alves diusir keluar pertandingan oleh wasit Teixieira Vitienes. Dua gol yang diperoleh Granada dalam pertandingan itu datang dari dua penalti yang diperoleh dari dua insiden yang melibatkan Dani Alves.

Masalah paling akhir yang menunjukkan “wabah kartu merah” merambat ke pasukan Barcelona yaitu waktu El Barca hadapi Real Mallorca. Kesempatan ini lebih kontroversial sekali lagi. Thiago Alcantara dituduh menyentuh bola dengan tangan oleh wasit Ayza Gamez di menit 53 walau dalam siaran lambat, Thiago memakai bahunya. Saat itu, El Barca tetaplah memenangi kompetisi dengan score 0-2.

4 kartu merah dari keseluruhan 29 kompetisi. Empat kartu merah dalam delapan pertandingan paling akhir ; dua pengusiran wasit dalam dua kompetisi paling akhir.

Cobalah banding dengan catatan Barcelona masa Pep Guardiola. Musim kemarin, El Barca hanya mengantongi 2 kartu merah. Musim 2009/2010, lima pengusiran wasit. Serta, musim 2008/2009, ada enam kartu merah. Bila diliat dari sisa 9 kompetisi sekali lagi di Liga Spanyol, kesempatan pasukan Pep Guardiola terima kartu merah sekali lagi masih tetap ada. Jadi, jumlah kartu ini dikarenakan oleh ketentuan wasit yang kontroversial, atau mungkin penurunan kedisiplinan?